Tidak Bisa Berbuat Banyak

Lalu lagi – lagi di tahun dua ribu tiga belas, Thomas Muller membawa Bayern Munich memenangkan pergelaran piala dunia antarklub yang diselenggarakan oleh FIFA selaku federasi persatuan sepakbola seluruh dunia di Maroko. Bayern Munich keluar sebagai juara setelah mengalahkan Raja Casablanca yang berstatus tuan rumah dengan skor dua nol. Thomas Muller sendiri kala itu tidak menggelontorkan gol sama sekali namun perannya cukup besar dalam proses gol yang tercipta dari kaki Dante dan juga Thiago, rekan setimnya yang keduanya sama – sama berposisi sebagai pemain bertahan.

Kemudian masih di babak penyisihan Grup G piala dunia tahun dua ribu empat belas kemarin, Thomas Muller juga lagi – lagi menjadi man of the match alias pemain sepakbola terbaik pada pertandingan yang digelar antara Jerman melawan Amerika Serikat. Kala itu, pemain sepakbola yang mengenakan nomor punggung dua puluh lima diklubnya, Bayern Munich tersebut mampu mencetak satu – satunya gol untuk negaranya di menit ke lima puluh lima. Raihan kemenangan ini juga sekaligus membawa Jerman memuncaki Grup G dengan nilai sempurna, tiga kali menang dari tiga pertandingan berita bola dunia.

Selanjutnya, Thomas Muller juga berhasil menjadi top skorer lagi alias pencetak gol terbanyak berita bola ketika membela klubnya Bayern Munich pada pergelaran piala DFB-Pokal tahun dua ribu tiga belas sampai dua ribu empat belas silam dengan torehan total delapan buah gol, sekaligus mengantarkan Bayern Munich menjadi juara lagi dan mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor akhir hingga dua kosong setelah harus bertanding pada babak tambahan waktu karena di dua kali empat puluh lima menit normal, kedua belah pihak tidak mampu memecah kebuntuan berjuluk la vecchia signora.

Thomas Muller juga memenangkan penghargaan pemain sepakbola muda terbaik tahun dua ribu sepuluh yang dianugerahi oleh majalah sepakbola dunia bernama World Soccer. Thomas Muller memenangkan penghargaan berita sepak bola indonesia tersebut setelah unggul jumlah suara dari para pesaingnya dengan total persentase mencapai empat puluh lima koma delapan persen. Lionel Messi sendiri telah memenangkan pengakuan ini sebanyak tiga kali, dari tahun dua ribu enam hingga dua ribu delapan karena saat itu walaupun usianya masih muda, Lionel Messi merupakan sosok fenomenal diatas lapangan hijau.

Dan lalu Thomas Muller juga mampu membantu tim nasional Jerman di pergelaran piala Eropa versi UEFA, pertama adalah dengan membawa negaranya tersebut terhenti di semifinal tahun dua ribu dua belas silam. Kala itu, skuad asuhan Joachim Low harus terhenti di babak semifinal oleh Italia yang diperkuat oleh Mario Balotelli dengan skor dua satu. Mario Balotelli sendiri menjadi pahlawan negara spagetti itu dengan menjebolkan duabuah gol ke gawang yang dijaga oleh Manuel Neuer sementara Thomas Muller tidak bisa berbuat banyak karena langkahnya dimatikan oleh para pemain bertahan Italia.