Papan Tengah Liga Domestik

Pada bulan desember tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh empat (1994) sendiri, akhirnya arsene wenger setuju untuk menjadi pelatih berita bola yang melatih nagoya grampus eight asal jepang dengan kontrak bernilai tujuh puluh lima juta (75.000.000) yen per tahunnya selama dua (2) tahun lamanya. Angka ini sendiri memanglah tidak besar untuk sekarang namun dimasa lalu bisa dikatakan gajinya tidak jauh dibawah rata – rata bayaran yang diterima oleh para pelatih diliga top eropa walaupun tentu saja ada beberapa pengecualian tertentu. Disamping itu, pelatih juga biasanya memang tidak mendapatkan bayaran yang sepadan dengan pekerjaannya dan berada sangat jauh dibawah gaji para pemain sepakbola, apalagi diklub – klub besar dunia. Tapi belakangan ini jasa dari juru taktik tersebut semakin diapresiasi lantaran sebuah tim hebat bisa menjadi jelek ditangan arsitek yang kurang mapan layaknya david moyes di manchester united kemarin punggawa tim ayam jantan.

Berikutnya pada bulan maret tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh lima (1995) dimana liga sepakbola jepang atau J-League yang baru akan dimulai, arsene wenger mulai mengumpulkan anggota timnya dan juga berbagai staff kepelatihan yang berada dibelakang layar. Sama seperti pelatih dijaman sekarang ini, kebanyakan dari mereka memilih untuk bekerja dengan orang – orang yang sudah dikenal sebelumnya sehingga tidak perlu adanya pengenalan dan juga penyesuaian, disamping mereka juga sudah tahu gaya bekerja masing – masing. Hal ini bahkan tidak hanya dilakukan oleh pelatih saja tapi juga pemain yang mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau seperti contohnya dani alves yang sempat membujuk neymar junior untuk hijrah dari barcelona demi bergabung dengannya ke paris saint germain lantaran tidak hanya keduanya sama – sama membela tim nasional brasil tapi juga sempat menjadi rekan setim di klub berita bola dunia yang bermarkas di camp nou itu.

Kemudian, arsene wenger kemudian memilih untuk mempekerjakan boro primorac, seorang mantan pelatih valenciennes di ligue 1 perancis yang menjadi akrab dengan pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) tersebut ketika skandal pengaturan skor terjadi didunia pesepakbolaan perancis kemarin. Disini, boro primorac bertugas sebagai asisten pelatih arsene wenger untuk membantu pekerjaannya dalam menyusun serta memajukan pesepakbolaan jepang pada umumnya. Memang banyak pelatih dari klub berita sepak bola indonesia semenjana dan kecil yang diangkat menjadi asisten atau staf bagi tim besar, tapi yang sebaliknya juga tidak jarang terjadi. Contohnya adalah rafael benitez yang sempat membawa liverpool, klub yang berlaga di liga primer inggris menjuarai pergelaran liga champions eropa lalu melatih sejumlah tim besar eropa lain seperti inter milan, napoli, dan real madrid namun kini ia harus puas berkiprah bersama dengan newcastle united yang bisa dibilang penghuni papan tengah liga domestik inggris.